TRAVELING WRITING RUMAHKAYU DI AIR TERJUN SARASAH - RUMAHKAYU INDONESIA
Trending
Diberdayakan oleh Blogger.
Kamis, 19 Februari 2015

TRAVELING WRITING RUMAHKAYU DI AIR TERJUN SARASAH

Langit mendung di timur. Matahari terik di tengah ubun. Anggota kelas Rumahkayu Personality Writing, mulai merangkak naik Indarung. Tujuan Air Terjun Sarasah yang terkenal dengan air terjun tiga tingkat. 

Perjalanan ini dilakukan, Minggu, 15 Februari 2015. Mereka terdiri dari Maisarotil Husna, Suci Luxia, Aprilia Adelina Barus, Acet Asrival, Deski Ramanda, Farid Fauzi, dan pimpinan Rumahkayu Alizar Tanjung.

Memasuki kawasan lapangan golf Indarung, meneruskan ke kawasan air terjun, jalannya penuh jalan berkerikil. Berkali-kali motor kami harus menyangkut di atas batu. "Kalau tahu begini aku bisa menyiapkan celana training," ujar Husna.

Buat sampai di kawasan air terjun, menempuh perjalanan kaki sekitar 2 KM dari perhentian parkir motor. Tidak ada pilihan dengan motor untuk sampai ke kawasan air terjun. jalannya mengikuti alir sungai dan kebun pisang, kebun kakao.

Dia termasuk perempuan tangguh di kalangan anggota kelas Travel Writing. Tergelincir dalam air. Kaki yang menggigil ketika sampai di ketinggian. Rasa penat tidak membuatnya menyerah. "Ini menjadi bahan bukuku," ujar perempuan yang akrab dipanggil Husna.

"Teman-teman tidak ada mengeluh. Sungguh salup buat teman-teman," ujar Husna. Padahal medan untuk mencapai Air Terjun Sarasah cukup berat. Untuk sampai ke tingkatan kedua, harus mendaki tebing berbatu. Jalannya licin. Berkali-kali anggota harus tergelincir.

Agenda ini merupakan agenda untuk melatih daya imajinasi kelas Personality Writing terhadap alam. Setiap anggota dibawa ke alam untuk belajar dari alam. Mereka dapat menulis dalam bentuk cerpn, puisi, novel, ataupun feature sebagai laporan perjalanan.

"Masih dekat! Masih dekat! Masih dekat! di balik bukit yang satu itu," ujar Asrival, leader dari perjalanan ini meyakinkan para anggota kelas Personality Writing. Dia menunjuk satu bukit yang membentang di timur di antara selangkangan air. Bukit itu tidak cukup tinggi bagi mereka yang sudah biasa mendaki, sementara bagi para pendaki awam ini sungguh tantangan tersendiri.

Sesampai di Air Terjun Sarasah, anggota kelas mengabadikan dalam bentuk foto selfie, juga dalam bentuk foto bersama. Keindahan air terjun ternyata mengundang para wisatawan lokal. Ratusan wisata lokal di hari yang sama memadati kawasan air terjun. Mereka mengabadikan Air Terjun sarasah dalam bentuk selfie.

Pimpinan Rumahkayu menyatakan bahwa Traveling Writing merupakan salah satu program Rumahkayu bagi anggota kelas Personality Writing. Kelas berlangsung selama sembilan kali pertemuan dan pertempuan ke sembilan agendanya melakukan wisata menulis.

"Program ini merupakan program kita di Rumahkayu. Program ini bertujuan untuk mengenalkan anggota ke alam. Mereka dapat mengambil inisiatif tulisan dari apa yang mereka temukan di lokasi traveling. Mereka dapat menulis novel, cerpen, puisi, feature, apa pun itu yang mereka anggap mereka perlukan. Traveling Writing juga untuk mempererat keakraban di antara mereka," ujar Alizar Tanjung, selaku direktur Rumahkayu.

Hal ini dibuktikan dengan kekompakan anggota. Mereka menjaga kebersamaan satu sama lain selama Traveling Writing. Mereka meyakinkan anggota satu sama lain tentang tujuan dan kebersamaan. Hari itu menunjukkan bahwa Traveling Writing suatu pengalaman berkesan yang tidak akan mereka lupakan.
Hujan deras turun mengguyur Air Terjun Sarasah. Mirip butiran-butiran es kasar. Akhirnya perjalana



n harus kami akhiri. Kami memutuskan kembali ke tempat penitipan motor pukul empat sore. Dan perjalanan diakhiri dengan rasa syukur atas kebesaran Tuhan.

"Sampahnya dibawa pulang," celoteh Suci Luxia menutup kunjungan Traveling Writing ini. Di Air Terjun Sarasah sampah memang bertebaran sekehendak hati si pengunjung. Berharap semoga pengelola lebih memperhatikan kenyamanan dan kebersihan Air Terjun Sarasah.(At)

TRAVELING WRITING RUMAHKAYU DI AIR TERJUN SARASAH Reviewed by Alizar Tanjung on 05.19.00 Rating: 5 Langit mendung di timur. Matahari terik di tengah ubun. Anggota kelas Rumahkayu Personality Writing, mulai merangkak naik Indarung. Tujuan ...

Tidak ada komentar: