BEDAH BUKU "BANGGA JADI PEREMPUAN", RAMAIKAN SARI ANGGREK - RUMAHKAYU INDONESIA

728x90 AdSpace

Trending
Diberdayakan oleh Blogger.
Minggu, 29 Maret 2015

BEDAH BUKU "BANGGA JADI PEREMPUAN", RAMAIKAN SARI ANGGREK

Alhamdulillah, bedah buku ‪#‎BanggaJadiPerempuan‬, Minggu 29 Maret 2015 di lantai dua Sari Anggrek Bookcorner sukses dan lancar. Acara dihadiri oleh Naqiyyah Syam sebagai pemateri, juga dihadiri oleh Maya Lestari Gf. Bincang-bincang santai ini dipandu oleh host Aprilia Adelina Barus dan dihadiri oleh puluhan peserta dan pengunjung Sari Anggrek.

"Sekarang aku bersyukur sebagai perempuan. Kalaulah saya tidak masuk ke IAIN, tidak bergabung dengan Rumahkayu Group, belum tentu sekarang saya menjadi pengarang." Yusrina Sri dahulu lulus kuliah di Pekanbaru, bahkan ada kesempatan mendapatkan beasiswa bidikmisi. Tetapi orang tua tidak mengizinkan. Ketika mau masuk Al Azhar di Kairo orang juga tidak mengizinkan.

"Saya berpikir enak jadi laki-laki. Ke mana-mana tidka ada yang melarang," celoteh Sri. Sri dilahirkan dalam keluarga mayoritas perempuan. Orang tua sangat mengharapkan lahir laki-laki. Tetapi saja yang lahir perempuan. Oleh sebab itu dia lebih dekat dengan ayahnya. Bahkan dididik seperti laki-laki. Ibunya membuat sarung tinju untuk di rumah. Dia berpakaian juga suka seperti laki-laki  di waktu kecil.

"Buku ini awalnya tidak diniatkan menjadi buku," ujar Sri. Dia merasa bahwa buku ini sedang merecoki dia. Sedang membicarakan dirinya sendiri. Sebab buku ini lahir bukan karena suatu anggapan dia bangga jadi perempuan, tetapi karena Sri mencari kebanggaan jadi perempuan. Dia melihat lagi ke dalam dirinya, ke dalam diri orang lain. Pada pengalaman banyak orang, akhirnya Sri menemukan mengapa harus bangga jadi perempuan.

Dalam launching ini hadir penulis buku Naqiyyah Syam sebagai pemateri. Naqiyyah membahas lebih lugas tentang perempuan. Bahwa perempuan adalah makhluk yang memiliki kelembutan. "Anak akan lebih senang berada di pangkuan Ibunya dari pada Bapaknya, Kenapa?" ujar Naqiyyah mengajukan pertanyaan kepada para peserta.

Ibu memang memiliki kelembutan yang tidak dimiliki oleh bapaknya. Naqiyyah sebagai narasumber, melihat buku Sri buku yang enak untuk dibaca. Sekali duduk buku ini selesai dibaca. "Bacaannya ringan. Berangkat dari pengalaman sehari-hari," ujar Naqiyyah.

Semoga launching dan bedah buku ini semakin meningkatkan produktifitas buku-buku terbaru Yusrina Sri. Tentunya pula memotivasi anak-anak Rumahkayu Group untuk terus menulis banyak buku. [Rumahkayugroup]

BEDAH BUKU "BANGGA JADI PEREMPUAN", RAMAIKAN SARI ANGGREK Reviewed by Alizar Tanjung on 20.29.00 Rating: 5 Alhamdulillah, bedah buku   ‪#‎ BanggaJadiPerempuan‬ , Minggu 29 Maret 2015 di lantai dua Sari Anggrek Bookcorner sukses dan lancar. Acara d...

1 komentar: