Rumahkayu Pekanbaru Hadiri Gerakan Indonesia Menulis di Balai Bahasa Riau I Rumahkayu News - RUMAHKAYU INDONESIA
Trending
Diberdayakan oleh Blogger.
Selasa, 14 April 2015

Rumahkayu Pekanbaru Hadiri Gerakan Indonesia Menulis di Balai Bahasa Riau I Rumahkayu News


Pekanbaru-Pada tanggal 10-12 April lalu komunitas menulis Rumahkayu Pekanbaru mengikuti kegiatan yang bertajuk ‘Gerakan Indonesia Menulis’ yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Riau. Kegitan tersebut bertempat di kantor Balai Bahasa Provinsi Riau, kompleks Universitas Riau, panam, Pekanbaru. Adapun anggota komunitas Rumahkayu Pekanbaru yang mengikuti kegiatan Gerakan Indonesia Menulis tersebut yakni Desi Sommalia, Watri, Abdul Hamid Nasution, Syafri, Mustofa Kamal Batubara, Robbi, Salsabila, Rifal Fuzi, dan Adrian Pratama. Pada hari pertama acara dimulai dari pukul 08.00 wib hingga rehat makan siang dan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00-16.00 wib. Hari kedua dan ketiga acara hanya berlangsung dari pukul 09.00-12.30.00 wib.
Materi yang disajikan selama acara berlangsung cukup menarik, ihkwal penulisan kreatif yang disampaikan oleh Agus Sri Danardana, selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, teknik penulisan puisi yang disampaikan oleh Marhalim Zaini, teknik penulisan prosa oleh Griven H Putra, teknik penulisan esai oleh Hary B Kori’un.
Peserta yang mengikuti acara tersebut merupakan utusan dari berbagai komunis dan kampus yang ada di Pekanbaru. Seperti anggota dari Komunitas Rumahkayu, Komunitas Paragraf, Forum Lingkar Pena Wilayah Riau, Community Pena Terbang, dan berberapa mahasiswa perguruan tinggi di Pekanbaru seperti mahasiswa dari Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim dan Sekolah Tinggi Seni Riau. Acara tersebut merupakan satu dari empat kegiatan serupa yang telah dan akan dilaksanakan oleh Balai Bahasa Riau di beberapa kota di Riau.
Agus Sri Danardana, saat mengisi materi menyampaikan pada puluhan peserta yang mengikuti acara tersebut agar bisa mengikuti acara secara gembira dan merasa nyaman. Sedangkan Marhalim Zaini disela-sela acara mengapresiasi acara yang digelar oleh Balai Bahasa Riau tersebut. “Karena melalui kegiatan ini penulis-penulis Riau bisa bertemu dan saling berbagi,” ujarnya. Begitupun pihak Balai Bahasa Riau
            Di hari terakhir acara, dibentuk sebuah forum yang diberi nama Gerakan Komunitas Sastra Riau (GKSR) yang diketuai oleh Boy Riza Utama. Forum ini bertujuan untuk terus menjalin komunikasi antar penulis, antar komunitas yang ada di Riau, serta untuk menggeliatkan atau menghidupkan kegiatan-kegitan menulis di Riau dan menciptakan masyakarat pembaca, terutama pembaca karya-karya sastra. Setelah forum GKSR tersebut terbentuk, kemudian dilanjutkan memilih 12 orang tim formatur. 12 orang tim formatur tersebut merupakan koordinator masing-masing komunitas menulis yang ada di Pekanbaru dan koordinator dari masing-masing perguruan tinggi di Pekanbaru. Tim formatur tersebut diwajibkan menyusun rancangan kegiatan serta program-program untuk menghidupkan nuansa baca tulis dan berdiskusi di Pekanbaru.
Disamping itu, Balai Bahasa Riau juga menyelenggarakan beberapa lomba, diantaranya lomba menulis puisi, cerpen, dan essai yang bisa diikuti oleh seluruh peserta dan umum. Naskah lomba yang akan diikutsertakan dalam lomba bisa diantar langsung diakhir acara ataupun menyusul kemudian setelah acara usai sampai batas waktu yang ditentukan oleh panitia berakhir. (Laporan: Desi Sommalia, bergiat di Komunitas Rumahkayu).
Rumahkayu Pekanbaru Hadiri Gerakan Indonesia Menulis di Balai Bahasa Riau I Rumahkayu News Reviewed by Kabara on 21.43.00 Rating: 5 Pekanbaru -Pada tanggal 10-12 April lalu komunitas menulis Rumahkayu P ekanbaru mengikuti kegiatan yang bertajuk ‘Gerakan Indonesia Menul...

1 komentar: