Rumahkayu Apresiasi Kumpulan Puisi Dalam Lipatan Kain - RUMAHKAYU INDONESIA

728x90 AdSpace

Trending
Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 04 Mei 2015

Rumahkayu Apresiasi Kumpulan Puisi Dalam Lipatan Kain



TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Penulis muda Sumatera terus menunjukkan geliatnya. Kali ini, penulis muda, Esha Tegar Putra kembali menerbitkan bukunya yang berjudul Dalam Lipatan Kain, yang diluncurkan pada Minggu (3/5/2015) lalu, di gedung perpustakaan Soeman HS Pekanbaru.

Dalam peluncuran tersebut, sekaligus dilakukan bedah buku, yang digelar oleh komunitas menulis Rumahkayu Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, hadir tiga orang pembedah dalam acara tersebut, yakni Alizar Tanjung, penulis yang berasal dari Sumatera Barat, sekaligus pendiri Rumahkayu Group, Alvi Pusvita, penulis dan pengajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning, dan Muhammad Asqalani eNaSte, penyair muda Riau, yang sudah menerbitkan beberapa buku kumpulan puisi.

Dalam acara tersebut Esha Tegar Putra selaku penulis buku turut hadir dan menyampaikan proses lahirnya buku Dalam Lipatan Kain tersebut. ia menjelaskan, buku itu hadir karena naskah-naskah yang ia buat selama ini, sehingga sayang jika tidak dibukukan.

“Dalam Lipatan Kain tersebut merupakan naskah-naskah puisi yang sudah dilakukan seleksi sejak tahun 2013 hingga akhirnya dibukukan. Hanya saja titimangsa penulisan puisi yang terangkum dalam buku yang cetak pada Maret 2015 lalu tersebut tidak dicantumkan. Hal ini agar pembaca bisa membaca teks dalam buku ini tanpa menghubungkan dengan diri dengan penulis,” ujarnya.

Sementara itu, tiga pembedah buku Dalam Lipatan Kain sepakat mengatakan bahwa buku karya Esha Tegar Putra tersebut merupakan buku yang menceritakan tentang Minangkabau secara lebih dekat. Alizar Tanjung dalam pemaparannya mengatakan bahwa puisi-puisi Esha Tegar Putra yang terangkum dalam buku Dalam Lipatan Kain merupakan teks puisi yang tidak bisa dibaca sekali baca karena menyampaikan banyak hal khususnya tentang Minangkabau.

“Membaca buku Dalam Lipatan Kain kita tidak membaca siapa Esha Tegar Putra, tetapi membaca Minangkabau atau membaca banyak hal tentang Minangkabau,” ujarnya.

Alvi Puspita, dalam pemaparannya mengatakan bahwa membaca buku Dalam Lipatan Kain akan terasa menarik jika dihubungkan dengan hal lain. Misalnya menghubungkannya dengan kebudayaan Miangkabau.
Sementara Muhammad Asqalani eNeSTe mengatakan bahwa buku

Dalam Lipatan Kain menawarkan teks tentang Minangkabau dengan tutur yang tidak kaku. Adapun peserta yang hadir dalam bedah buku Dalam Lipatan Kain tersebut merupakan peserta yang hadir secara perorangan yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Pekanbaru seperti Universitas Islam Riau, Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, maupun utusan dari komunitas menulis yang ada di Pekanbaru seperti komunitas Pena Terbang (Competer), Forum Lingkar Pena Wilayah Riau.

Disamping itu, dalam acara tersebut turut pula hadir beberapa penulis dari Sumatera Barat seperti Heru Joni Putra, Pinto Anugrah, dan Fariq Alfaruki. (rls)
Rumahkayu Apresiasi Kumpulan Puisi Dalam Lipatan Kain Reviewed by Alizar Tanjung on 10.32.00 Rating: 5 TRIBUNPEKANBARU.COM , PEKANBARU  – Penulis muda Sumatera terus menunjukkan geliatnya. Kali ini, penulis muda, Esha Tegar Putra kemb...

Tidak ada komentar: