RANJANG RUMAHSAKIT - RUMAHKAYU INDONESIA

728x90 AdSpace

Trending
Diberdayakan oleh Blogger.
Rabu, 01 Juli 2015

RANJANG RUMAHSAKIT

cerpen Anisa Farras

Kulihat diriku tergolek diranjang rumah sakit.
“Oh,tidak! Bagaimana bisa tubuhku disana, sedangkan aku disini?” tanyaku didalam hati.
Lihat! itu Bunda dan Ayah! Mereka sedang menangis sekarang, apa yang terjadi?, Aku semakin bingung.. Mengingat-ngingat kejadian yang  terjadi kepadaku.
 Pada waktu itu aku berangkat sekolah seperti biasanya, bertemu teman-teman dan memulai pelajaran seperti biasa, tapi apa yang terjadi kemudian? Aku sulit mengingatnya, bahkan rasanya sulitt sekali aku memasuki tubuhku. Kurasa ini mimpi, aku harus bangun dari mimpi buruk ini.
Aku terbangun dari mimpi buruk itu,sekarang aku berada di rerumpunan rumput hijau. Disitu sangat damai, beda dari rumput-rumput yang ada dibumi. Aku ingat sesuatu. Oh, aku ingat! aku tertidur lelah sekali setelah pulang sekolah. Pasti Bunda mencariku! Aku harus pulang.
“Bunda! Bunda!” ucapku mengetuk pintu, sepertinya Bunda tidak ada dirumah.
“Apa mungkin Bunda sedang mencariku?” gumamku lirih.
Tetangga-tetangga seperti menghilang begitu saja, hanya ada tumbuhan yang beda dari biasanya.
“Sebenarnya ini ada apa?” tanyaku bingung,sungguh binggung. Ini seperti mimpi.
“Tapi bukankah tadi mimpi, apakah ini juga mimpi?” gumamku.
Kepalaku seperti berputar kuat, aku tidak kuat. Dan akhirnya aku pingsan.

Tanganku bergerak sedikit demi sedikit, hidungku mencium bau steril rumah sakit. Ya! betul ini bukan mimpi.
“Bun..” ucapku terbata-bata
“Cha? sudah sadar?” tanya Bunda mengusap air matanya
“Apa yang terjadi?” tanyaku
Bunda menceritakan semuanya, aku menangis. Bukan karena sedih, namun terharu. Allah memberi aku kesempatan satu kali lagi. Kata Bunda ”Kamu tadi kecelakaan, kata dokter kamu hanya bisa bertahan 1 hari, namun kehendak berkata lain. Kamu sadar! Bahkan sehat.”
Aku juga menceritakan yang tadi aku alami. Bunda bilang itu bagian dari koma. Tak sadarkan diri, bahkan kita juga bisa melihat diri kita sendiri. Aku merinding sekaligus ngeri mengingat-ingat kejadian diluar dugaan tadi. Tapi aku bersyukur, sangat bersyukur. Allah memberiku kesempatan untuk membahagiakan Bunda dan Ayah. Terimakasih Allah
RANJANG RUMAHSAKIT Reviewed by rumahkayu on 22.03.00 Rating: 5 cerpen Anisa Farras Kulihat diriku tergolek diranjang rumah sakit. “Oh,tidak! Bagaimana bisa tubuhku disana, sedangkan aku disini?”...

Tidak ada komentar: