25 CERPEN TERBAIK BERTEMA INDONESIA TELAH DIPILIH - RUMAHKAYU INDONESIA

728x90 AdSpace

Trending
Diberdayakan oleh Blogger.
Kamis, 03 September 2015

25 CERPEN TERBAIK BERTEMA INDONESIA TELAH DIPILIH




Hari ini Jumat (04/09) Rumahkayu Indonesia telah mengumumkan 25 naskah cerpen terbaik yang akan dibukukan dalam antologi bersama bertema Indonesiaku oleh Rumahkayu Publishing
, Divisi Penerbitan Rumahkayu Indonesia. Setelah melalui beberapa tahapan penyeleksian antara lain seleksi administrasi atau persyaratan even, seleksi Eyd dan kerapian naskah, dan seleksi esensi cerita, maka terpilihlah 25 cerpen anak bangsa yang berbicara tentang Indonesia, tentang apa saja, entah itu pendidikan, kemiskinan, entah itu perjuangan, atau jasa-jasa para pahlawan, dan banyak lagi. Semuanya mereka suarakan dengan lantang melalui goresan mata pena.

Dalam kurun waktu sekitar dua mingguan naskah yang diterima redaksi Rumahkayu Publishing lumayan banyak. Ini membuktikan minat menulis yang masih cukup tinggi. Tim penyeleksi menuturkan bahwa hal paling penting dalam mengikuti suatu lomba atau even kepenulisan adalah memperhatikan ketentuan dan persyaratan lomba.

"Jika ketentuan fontnya Time News Roman dengan ukuran 12 ya jangan dibikin fontya calibri atau arial, atau ukurannya kecil atau besar. Perhatikan ketentuan yang ditetapkan panitia dahulu, baru kirimkan naskah. Setidaknya naskah akan lolos pada tahap administrasi," terang Yusrina Sri, Manajer Rumahkayu Publishing yang turut menyeleksi naskah-naskah yang masuk.

Pada dasarnya, naskah yang masuk ke meja redaksi sangat menarik, namun belum totalitas. Artinya, peserta even masih terkesan memaksakan tema. Kemudian teknik penceritaan pun 90 persen sama, yaitu selalu mendeskripsikan tokoh secara langsung seperti sedang mengisahkan tokoh kepada seseorang. Contoh : namaku Bujang, siswa di sebuah Sekolah Luar Biasa Kiantan. Aku tak bisa berbicara dengan baik. Aku cacat. Nah ini namanya kita -penulis cerpen- menuturkan langsung semuanya tentang tokoh. Jika kita baca karya-karya cerpenis terbaik Indonesia, kesamaan di antara mereka adalah mereka tidak menuturkan A-Z semua tentang tokoh dengan blak-blakan, namun dari beberapa kata, kalimat, diksi, keadaan, dan psikologi si tokoh, kita pun tahu si tokoh yang ada di dalam cerita itu seperti apa. Apakah temperamen, atau suka sekali bercelana pendek, dan lainnya.

"Inilah pelajaran pentingnya," terang Yusrina Sri. "Kita gemar menulis, tapi malas membaca. Kita senang mengirimkan naskah ke redaktur koran, majalah, tabloid, atau ke lomba-lomba dan even kepenulisan, namun kita masih sering enggan mengoreksi kembali tulisan kita. Masa penulis cerpenis, tapi di kamarnya tak ada buku kumpulan cerpen, jarang googling cerpen-cerpen Kompas, Tempo, dan koran nasional lainnya di internet. Kan aneh,"lanjutnya.

Menulis adalah sebuah keterampilan, sama halnya memasak. Barangkali hari ini kita masih masak dengan takaran-takaran seperti satu sendok teh garam, satu sendok teh merica, dan lain-lain, namun mungkin beberapa bulan lagi, kita tak memerlukan hal semacam itu. Begitu juga dengan menulis, bisa diasah dan kian diasah lagi. Asal mau belajar, asal rajin membaca, asal rajin memperbaiki diri.



Rumahkayu Indonesia


[PENGUMUMAN 25 CERPEN TERBAIK DALAM EVEN PENERBITAN ANTOLOGI RUMAHKAYU BERTEMA “INDONESIAKU”]

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2015
DIURUT BERDASARKAN ABJAD A-Z

1. Achmad Hadiyallah [Tasikmalaya] - Selimut Abah

2. Amelia sari [Pinrang] - Doi Kesengsaraan

3. Anggi Sekar Wulandari [Tegal] - Perjuangan dan Doa

4. Asny Syahriani [Takalar] - Hembusan Angin 70 Tahun

5. Aszani [Pekanbaru, Riau] - Indonesia, Tanah Air Beta

6. Aya Zahra Phaluphie [Palembang] - Merah Putih di Ujung Senja

7. Eka Sasining Putri [Kediri] - Tentang Dua Lelaki yang Berencana Membunuh Indonesia

8. Eliya Tanjung [Deli Serdang, Sumatra Utara] - Ayahanda Indonesia

9. Elok Yudina [Lombok] - Dilema Azwar Hamid

10. Eti Ndulia [Gorontalo] - Rinda dan Perempuan Itu

11. Farisiyah Fitriani [Pemalang] - Generasi Emas

12. Jumiati [Boyolali] - Lograk Makam Kehidupan

13. Lira Yanti [Canduang, Sumatra Barat] - Amar Bukan Pengangguran

14. Maulana Hafiz Harahap [Mesir] - Terpaksa Pergi

15. Mutiara Magdalena [Cibinong] - Palapa Merah

16. Nisa’ul Afiah Septiana [Ponorogo] - Cita Akhir di 70 Tahun Indonesiaku

17. Nurmasyithah [Lhokseumawe] - Zamrud Dalam Gelas

18. Otih Nurhayati [Karawang] - Wajah Surtini

19. Ranisah Nani [Karawang] - Pertemuan Sang Veteran

20. Rizqi Dian Amanda [Palembang] - Kisah Tanah Sriwijaya

21. Rosa Hervita [Blitar] - Sampah Plastik

22. Shely Kayoula [Bandung] - Indonesia dalam Sepucuk Surat

23. Sri Hartanty Susanto [Cimahi] - Wajah Pejuang

24. Yuli Yanti [Depok] - Air Mata Ayah di Tahun 1998

25. Zahid Paningrome [Semarang] - Elina & The President


NB :

  1. Selamat kepada para pemenang kontributor yang naskahnya terpilih dan akan digabungkan dalam antologi bertema Indonesiaku. 
  2. Masing-masing peserta akan mendapat email dari Admin Rumahkayu Publishing dalam waktu dekat. 


Salam Sukses!

Rumahkayu Publishing
25 CERPEN TERBAIK BERTEMA INDONESIA TELAH DIPILIH Reviewed by Yusrina Sri on 17.58.00 Rating: 5 Hari ini Jumat (04/09) Rumahkayu Indonesia telah mengumumkan 25 naskah cerpen terbaik yang akan dibukukan dalam antologi bersama be...

Tidak ada komentar: