BERSAMAMU, AKU RINDU - RUMAHKAYU INDONESIA

728x90 AdSpace

Trending
Diberdayakan oleh Blogger.
Sabtu, 17 Desember 2016

BERSAMAMU, AKU RINDU

Kau bercerita kepadaku tentang angin yang masuk dalam kamar dan menjagaku tetap tertidur nyenyak meski di luar badai. Badai di luar terlalu ganas meski hanya untuk mencicipi secangki kopi sembari membuat cerita cinta.
"Aku terlalu takut membuat cerita-cerita yang putus cinta, sebab aku memutuskan menulis cerita-cerita yang selalu bahagia," katamu. Kau juga ikut bahagia kalau menulis cerita bahagia. Kau juga ikut sedih kalau menulis cerita bahagia. Padahal aku ingin lari dari kesedihan setiap aku menulis cerita, kata kau.
Kemudian kembali bercerita tentang angin yang menjaga mimpi agar tetap bahagia. "Kau kalau tidur itu mengeluarkan pesona yang tidak dimiliki gadis mana pun yang pernah kencan sehari bersamaku," katamu.
Kau memang tidak bisa sama sekali lari dari perempuan. Berbeda dengan aku. Aku sama sekali tidak bisa lari dari diriku. Aku selalu terperangkap dalam tidur bahagiaku. Kemudian aku mulai merasa nyaman dengan angin-angin yang kau kirimkan saat aku tertidur pulas membayang tidur berbaring di sampingmu.
Lalu pagi terasa begitu dingin. Aku terbangun. Aku tidak mendapati angin yang kau kirim selama. Aku cari-cari dalam lemari, di laci, dalam kantung baju, di balik selimut. Aku tidak mendapatkan angin yang kau kirim. Dan aku tidak pernah lagi mendapatkan angin yang kukirim. Padahal aku sudah cukup nyaman dengan kebahagiaan yang kau kirim. Kemudian tiba-tiba aku harus dipaksa menulis cerita sedih. Aku rindu. Benar-benar rindu.



[al]
BERSAMAMU, AKU RINDU Reviewed by Rumahkayu Indonesia on 21.48.00 Rating: 5 Kau bercerita kepadaku tentang angin yang masuk dalam kamar dan menjagaku tetap tertidur nyenyak meski di luar badai. Badai di luar terl...

Tidak ada komentar: