MENGINGAT PILU - RUMAHKAYU INDONESIA
Trending
Diberdayakan oleh Blogger.
Minggu, 26 November 2017

MENGINGAT PILU



MENGINGAT PILU
Karya: Adorada

Aku pernah patah hati, perasaanku kacau kala itu. Semua terasa besar dan aku begitu kerdil, lebih kerdil dari kurcaci di cerita dongeng. Jika boleh memilih, aku ingin menjadi bakteri saja, walau kecil tak terlihat denan kasat mata namun masih bisa bersembunyi meski tersakiti, hilang pun tak ada yang mencari. Lebih baik tidak terlihat karena memang tak bisa dilihat, daripada bisa dilihat namun tidak dilihat. Aku kacau.

Mungkin sebagian dari kita menganggap aku gila, semua yang kupikirkan terasa menyakitkan bagiku, aku dengan segala kehampaanku, membuatku menjadi semakin lemah, karena cintaku pun dibiarkan begitu saja, hampir layu, bukan,  sudah layu, ya, sudah layu. Bukannya aku tidak pandai memikirkan hati, hanya saja selalu melekat ingat di ingatanku. Aku patah hati.

Tidak ada alasan bagiku untuk kobarkan api hingga mengembul asap ke ujung sana, luapkan amarah ataupun air mata kekecewaan yang biasanya dilakukan para korban percintaan. Aku hanya sebatang potong berbuah langka yang terlanjur menarauh hati pada burung yang sering kali bertengger di ranting kecilku, hingga kumerasa nyaman dan merindu, namun, harapku terlalu jauh, hingga tanpa kusadari rindangku tak bermakna untukmu.
November 2017

#rumahkayugroup #rumahkayuindonesia #rumahkayupustakautama
MENGINGAT PILU Reviewed by Rumahkayu Indonesia on 19.21.00 Rating: 5 MENGINGAT PILU Karya: Adorada Aku pernah patah hati, perasaanku kacau kala itu. Semua terasa besar dan aku begitu kerdil, l...

Tidak ada komentar: